Tatar.id, Lampung Selatan – Petugas tol Bakter (Bakauheni-Terbanggi Besar) selamatkan uang Rp 7,7 Juta dan 20.000 Dolar milik pemudik Nana Halimi.
Manager Public Affairs Hakaaston Ruas Bakter, M Alkautsar mengatakan, petugas telah mengamankan uang milik pemudik pada, Senin (23/3/2026) sekitar pukul 14.23 WIB di Rest Area KM 87 B ruas tol Bakter.
“Integritas dan profesionalisme petugas di lingkungan PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll (BTB) kembali terbukti melalui pengembalian tas milik pengguna jalan yang berisi uang tunai dalam jumlah besar, termasuk mata uang asing dikembalikan secara utuh,” kata Manager Public Affairs Hakaaston Ruas Bakter, M Alkautsar, Senin (23/3/2026).
Ia mengatakan, ia menemukan tas hitam saat melakukan patroli rutin di area masjid.
Petugas kemudian segera mengamankan temuan tersebut dan melaporkannya kepada Personil BKO PT Hakaaston (BKO 232 Korem 043/Gatam).
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim BKO merespons cepat dan tiba di lokasi pada pukul 14.30 WIB.
Petugas TNI AD datang untuk melakukan pengamanan serta verifikasi awal.
Kemudian sekitar pukul 15.25 WIB, pemilik tas atas nama Nana Halimi datang ke kantor keamanan dan mengajukan klaim kepemilikan.
Setelah melalui proses verifikasi identitas dan pencocokan isi barang, dipastikan bahwa yang bersangkutan merupakan pemilik sah.
Isi tugas yang berhasil diamankan dan dikembalikan meliputi uang tunai sebesar Rp7.700.000.
Kemudian mata uang asing sebesar USD 20.000 (200 lembar pecahan 100 dolar), tiga kartu ATM beserta buku tabungan yang berisi ratusan juta.
Serta dokumen identitas pribadi lainnya. Seluruh barang diserahkan kembali dalam kondisi lengkap tanpa kekurangan.
Pihaknya menegaskan bahwa tindakan petugas merupakan cerminan nilai budaya perusahaan yang secara konsisten ditanamkan oleh manajemen.
“Kejujuran, tanggung jawab, dan profesionalisme bukan hanya bagian dari prosedur kerja,” katanya.
Akan tetapi telah menjadi budaya yang terus kami bangun dan internalisasi kepada seluruh petugas.
“Apa yang dilakukan di lapangan hari ini adalah representasi nyata dari nilai-nilai tersebut,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa komitmen perusahaan tidak hanya fokus pada operasional operasional.
Tetapi juga pada pembentukan karakter dan integritas sumber daya manusia.
“Manajemen memastikan bahwa setiap insan operasional menjunjung integritas tinggi dalam setiap pelaksanaan tugas. Kepercayaan pengguna jalan adalah amanah yang harus dijaga secara konsisten,” tambahnya.
Alkautsar menyampaikan bahwa kejadian ini juga mencerminkan kondisi keamanan wilayah yang kondusif.
“Kami meyakini bahwa peristiwa ini menjadi cerminan bahwa Lampung merupakan wilayah yang aman,” katanya.
Termasuk Lampung Selatan sebagai gerbang utama perlintasan di Pulau Sumatera. Sinergi seluruh pihak menjadi kunci dalam menjaga rasa aman dan kepercayaan masyarakat.
PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll (BTB) bersama PT HAKAASTON akan terus memperkuat kualitas pelayanan.
Serta pengawasan operasional guna memastikan setiap pengguna jalan mendapatkan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman dan terpercaya.(*)











