Tatar.id, Lampung Timur – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau langsung kondisi Jembatan Way Bungur yang viral di media sosial tersebut.
Menteri Dody meninjau langsung ke lokasi Jembatan tersebut yang berada di Desa Kali Pasir, Kabupaten Lampung Timur, Kamis (5/2/2026).
Kunjungan pemerintah pusat ini menjadi angin segar bagi masyarakat setempat, setelah penantian panjang terkait pembangunan jembatan vital penghubung antarwilayah setempat.
Menteri Dody menjelaskan bahwa dengan adanya pembersihan muara sungai dari sedimentasi tersebut menjadi prioritas utama.
“Dengan adanya pembersihan muara sungai tersebut dilakukan agar aliran air tidak kembali ke muara yang selama ini merusak infrastruktur dan mengganggu aktivitas warga,” kata Menteri Dody.
Akan ada sekitar 10 kilometer akan segera dibuat desain dan dibangun tanggul di muara sungai tersebut.
“Dalam perencanaan rencana jangka panjang kami telah merancang dan membangun tanggul sepanjang 10 kilometer pada area tersebut,” kata Dody.
Dody menjelaskan, bahwa selain pengendalian sungai, pemerintah pusat juga tengah menyiapkan perencanaan pembangunan Jembatan Way Bungur secara permanen.
Dengan harapan dapat memastikan konektivitas masyarakat pulih secara berkelanjutan.
“Adanya pengambilalihan proyek tersebut dilakukan pemerintah pusat karena telah lama dinanti,” kata Dody.
“Proyek ini memiliki rekam jejak kelam sejak tahun 2014, di mana pembangunan sempat mangkrak selama tujuh tahun dan hanya menyisakan tiang pancang,” ujar Dody.
Kemudian kondisi tersebut diperparah pada tahun 2022 saat dinding penahan tanah roboh sebelum digunakan.
Selain kendala teknis, proyek ini juga sempat terlibat skandal korupsi yang merugikan negara sebesar Rp 2,3 miliar berdasarkan audit Kejaksaan Negeri Lampung Timur.
Dengan keterbatasan anggaran daerah, di mana Pemkab Lampung Timur hanya mampu mengalokasikan Rp 18,99 Miliar.
Sehingga membuat intervensi pemerintah pusat menjadi solusi mutlak.
Ditambahkan oleh Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, mengatakan, pemkab mengapresiasi dan terima kasih kepada pemerintah pusat atas perhatian dan dukungan yang diberikan.
Khususnya menjadikan pembangunan Jembatan Way Bungur sebagai salah satu prioritas nasional.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Lampung Timur dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Presiden Republik Indonesia dan jajaran pemerintah pusat,” ujar Ela.
“Setelah sekian lama menunggu, akhirnya pembangunan jembatan ini mendapat perhatian serius,” lanjut Ela.
Menurut Ela dengan keberadaan Jembatan Way Bungur memiliki peran strategis dalam mendukung konektivitas, mobilitas masyarakat.
Terutama dalam melancarkan aktivitas ekonomi warga, terutama di wilayah pedesaan.
Dengan dukungan pemerintah pusat tersebut juga sejalan dengan aspirasi dan harapan masyarakat setempat yang selama ini menginginkan infrastruktur yang layak dan aman.
“Yang membuat kami semakin terharu dan bangga, dukungan terhadap pembangunan jembatan ini juga datang langsung dari masyarakat. Ini menunjukkan adanya sinergi yang kuat antara pemerintah dan warga dalam upaya memajukan Lampung Timur secara menyeluruh,” ungkapnya.
Ela menegaskan, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur berkomitmen untuk terus mendukung dan mengawal program-program strategi pemerintah pusat.
Khususnya di bidang infrastruktur, demi pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kunjungan Menteri PU ini menjadi bukti nyata kehadiran negara di tengah masyarakat. Kami optimistis pembangunan Jembatan Way Bungur akan membawa dampak positif yang besar bagi kemajuan Lampung Timur,” tutup Bupati Ela.(Putra)











