Bandar LampungLampungNasional

Miris, SDN 1 Gedung Meneng Bandar Lampung Cuma Dapat 2 Murid Baru 2026

36
×

Miris, SDN 1 Gedung Meneng Bandar Lampung Cuma Dapat 2 Murid Baru 2026

Share this article

Tatar.id, Bandar Lampung – Pemandangan kontras sekaligus memilukan mewarnai hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SD Negeri 1 Gedung Meneng, Rajabasa, Bandar Lampung, Senin (13/7/2026).


Pada tahun ajaran baru kali ini, bangku kelas I hanya diisi oleh 2 orang siswi baru saja yang bersekolah di di Jalan Lada 3 Nomor 19, Kelurahan Gedung Meneng, Kota Bandar Lampung.

​Secara keseluruhan, sekolah ini kini hanya menyisakan sekitar 40 siswa dari kelas I hingga kelas VI.

​Rinciannya pun terbilang sangat minim untuk ukuran sekolah negeri di tengah kota: kelas I diisi 2 siswi, kelas II (6 siswa), kelas III (3 siswa), kelas IV (7 siswa), kelas V (13 siswa), dan kelas VI hanya menyisakan 9 siswa.

​Meski jumlah pendaftar sangat minim, hal tersebut tidak menyurutkan semangat para orang tua.

Salah satunya adalah Andi Irawan, yang datang mengantarkan putri keempatnya, Fatimah, menggunakan sepeda motor.

​”Anak saya sangat antusias mengikuti MPLS. Malah bangun lebih awal demi bersiap ke sekolah. Dia merasa bahagia dan senang diantar abinya,” ujar Andi Irawan.

​Andi mengaku sengaja berbagi tugas dengan sang istri demi mendampingi momen penting buah hatinya tersebut. Terkait kondisi kelas yang sepi peminat, Andi mencoba menanggapinya dengan bijak.

​”Ya sebenarnya saya tetap banggalah. Artinya walaupun cuma dua siswa, ya mudah-mudahan untuk ke depannya sekolah tempat saya menimba ilmu dulu ini bisa lebih sukses lagi dan lebih banyak siswanya,” harap Andi.

​Senada dengan Andi, Vita, orang tua murid lainnya, mengaku terpaksa menyekolahkan anaknya di SDN 1 Gedung Meneng karena faktor jarak yang sangat dekat dari rumah.

​”Hanya sekitar 5 menit menyeberang sudah sampai. Kalau soal jumlah siswa yang sedikit, kemungkinan karena kurang promosi saja. Lagipula bagi saya semua SD sama saja, belajarnya juga gitu-gitu juga,” kata Vita yang juga memindahkan anak keduanya ke sekolah ini dari wilayah Labuhan Ratu.

​Memasuki hari pertama sekolah setelah libur panjang selama satu bulan, para guru SDN 1 Gedung Meneng menyambut para murid baru dengan tangan terbuka.

​Perwakilan guru SDN 1 Gedung Meneng, Rita, memberikan ucapan selamat datang dan mencoba menenangkan kedua siswi baru yang tampak kontras di tengah lapangan.

​”Anak-anak enggak perlu takut ya karena ada kakak kelasnya, enggak perlu risau. Guru-guru di sini siap membimbing dan menuntun agar kalian bisa belajar dengan ceria dan penuh kebahagiaan,” tutur Rita di depan barisan saat memberikan sambutannya.

​Meski minim fasilitas dan murid, para siswa lama yang mengenakan seragam merah putih terlihat langsung kompak dan semangat berdiri tegak mengikuti jalannya prosesi MPLS di bawah tiang bendera.

​Selain memberikan pembekalan mental, pihak sekolah juga menaruh perhatian besar pada kesehatan fisik para murid di hari pertama sekolah ini.

​Guru SDN 1 Gedung Meneng lainnya, Ari, memberikan imbauan tegas kepada para orang tua terkait kebiasaan buruk sarapan anak di pagi hari yang kerap mengonsumsi mi instan gelas dan minuman es instan saset atau es cekek.

​”Minuman itu mengandung pemanis dan pewarna buatan, Nak. Kalau diminum setiap hari dan kurang minum air putih, sekarang banyak anak kecil kena penyakit apa? Gagal ginjal!” tegas Ari saat memberikan pengarahan.

​Mewakili Kepala SDN 1 Gedung Meneng, Mellyani, pihak sekolah meminta kerja sama dari orang tua agar membekali anak-anak mereka dengan botol minum berisi air putih dari rumah.

​”Tolong dipersiapkan botol minum dari rumah. Setidaknya kalau mereka mau jajan es, itu sudah siang hari dan mereka sudah minum air putih yang cukup,” pungkasnya.

Pihak sekolah pun berharap, ke depan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) dari pemerintah bisa dirasakan dengan baik oleh peserta didik.(tra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *