Tatar.id, Mesuji – PT HK (Hutama Karya) Persero, menginformasikan bahwa segmen Ruas Jalan Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung Gerbang Tol Lambu Kibang (KM 202+036) hingga Gerbang Tol Simpang Pematang (KM 239+907) kembali beroperasi.
PT HK secara normal Rabu (11/2/2026) pukul 15.00 WIB telah dimulai aktivitas kembali jalan tol tersebut.
“Pasca area tersebut dimanfaatkan sebagai lokasi pelaksanaan uji coba pendaratan pesawat tempur dalam rangka penguatan kesiapan operasional landasan darurat guna mendukung pertahanan negara,” ujar EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Mardiansyah, Rabu (12/2/2026).
Peran perusahaan dalam kegiatan ini mencerminkan komitmen Hutama Karya untuk berpartisipasi dalam program strategis nasional.
“Pemanfaatan ruas jalan tol sebagai landasan darurat merupakan bentuk optimalisasi infrastruktur untuk kepentingan negara,” beber Mardiansyah.
Hutama Karya mendukung sinergi lintas sektor dalam memperkuat kesiapsiagaan nasional.
Kemudian dengan tetap memastikan standar keselamatan, keamanan, dan keandalan operasional terpenuhi secara optimal.
HK mendukung kegiatan pendaratan pesawat tempur pertama yang dilaksanakan pada ruas jalan tol di Indonesia.
Uji coba ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kesiapsiagaan nasional melalui optimalisasi infrastruktur strategis.
Agenda tersebut turut dihadiri oleh Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia Donny Ermawan.
Wakil Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Diana Kusumastuti, Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono.
Serta Plt Direktur Operasi III Agung Fajarwanto dan Executive Vice President (EVP) Divisi Operasi dan Pemeliharaan Jalan Tol Dwi Aryono Bayuaji.
Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Donny Ermawan menyampaikan bahwa pemanfaatan ruas jalan tol sebagai landasan darurat.
Hal tersebut merupakan bagian dari strategi penguatan sistem pertahanan semesta yang adaptif terhadap berbagai skenario kontinjensi.
“Terima kasih kepada HK atas dukungannya dalam uji coba jalan tol sebagai runway. Hal ini adalah perwujudan dari pertahanan semesta,” ujar Mardiansyah.
Wakil Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Diana Kusumastuti menegaskan, bahwa infrastruktur jalan tol memiliki nilai strategis yang tidak hanya mendukung konektivitas.
Tetapi juga kepentingan nasional secara lebih luas. “Alhamdulillah. Terima kasih atas uji coba pendaratan pesawat tempur di segmen jalan tol ini dengan selamat. Kita jadikan acuan. Terima kasih,” tuturnya.
Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono mengatakan, pihaknya menyampaikan apresiasi atas kolaborasi lintas sektor dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
Terima kasih atas dukungan dan support dari Hutama Karya, sehingga uji landing pesawat tempur TNI AU ini sukses dilaksanakan.
“HK dan TNI AU bersinergi untuk Indonesia maju,” ujar Tonny.
Tonny mengatakan, terkait dengan penyesuaian infrastruktur, pada median jalan akan dilakukan perubahan desain.
Adanya perubahan tersebut yakni dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan pengguna jalan tol.
“Dengan dibukanya kembali segmen tersebut, operasional jalan tol telah berjalan normal dan dapat dilintasi sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Tonny.
Dirinya mengimbau seluruh pengguna jalan untuk tetap mematuhi rambu serta arahan petugas di lapangan.
Hal tersebut mi menjaga keselamatan dan kenyamanan bersama,” tutup Mardiansyah.(Putra)











