BeritaLampungNasionalPemerintahan

Bandara Radin Inten II Kembali Membuka Penerbangan Lampung ke Malaysia

29
×

Bandara Radin Inten II Kembali Membuka Penerbangan Lampung ke Malaysia

Share this article

Tatar.id, Lampung Selatan – Konektivitas internasional Provinsi Lampung kembali hadir di Bandara Radin Inten II Lampung

Melalui penerbangan charter internasional PT Transnusa Aviation Mandiri yang melayani rute Lampung (TKG) ke Kuala Lumpur (KUL) Lampung (TKG).

PT Sriwijaya Air yang melayani rute Kuala Lumpur (KUL) ke Lampung (TKG) atau sebaliknya.

CEO Regional III PT Angkasa Pura Indonesia, Dwi Ananda Wicaksana menjelaskan bahwa penerbangan ini menjadi momentum penting dalam memperluas akses mobilitas masyarakat.

Dengan mendukung sektor pariwisata, perdagangan, pendidikan, dan hubungan sosial budaya antara Indonesia dan Malaysia.

“Kegiatan ini difasilitasi oleh PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Radin Inten II sebagai bagian dari ekosistem InJourney Airports,” beber CEO Regional III PT Angkasa Pura Indonesia, Dwi Ananda Wicaksana, Kamis (12/2/2026).

Dengan terus mendorong penguatan peran bandara sebagai penggerak ekonomi dan gerbang pertumbuhan wilayah.

“Pada Hari ini (12/2/2026) dapat dilihat pelayanan penerbangan charter oleh Transnusa (Flight No. 8B 9671) dengan rute Lampung (TKG) dengan STD pada jam 12.45 menuju Kuala Lumpur (KUL),” kata Dwi.

Kemudian penerbangan balik dari Kuala Lumpur (KUL) ke Lampung (TKG) dengan Penerbangan No. 8B 9672 dengan STA pada jam 19.55 di Bandara Radin Inten II.

“Tidak hanya hari ini, besok (13/2/2026) Bandara Radin Inten II kedatangan penerbangan charter flight oleh maskapai Sriwijaya Air (Flight No. SJ-88-1) dengan rute KUL – TKG dengan STA di Bandara Radin Inten II pada jam 23.35,” ujar Dwi.

Penerbangan Lampung ke Kuala Lumpur ini membutuhkan waktu penerbangan selama 2 jam 5 menit.

Sehingga memperpendek jarak tempuh masyarakat Lampung menuju Kuala Lumpur, Malaysia.

Penerbangan internasional charter ini menjadi bukti kesiapan operasional dan fasilitas Bandara Radin Inten II dalam melayani penerbangan internasional.

Baik dari sisi keamanan penerbangan, pelayanan, penumpang, keimigrasian, kepabeanan, karantina, hingga ground handling.

Dwi menjelaskan bahwa penerbangan charter dari PT Transnusa Aviation Mandiri dan PT Sriwijaya Air.

Piagam penerbangan diharapkan menjadi pemicu pembukaan rute internasional reguler di masa mendatang.

“Penerbangan charter oleh maskapai Transnusa dan Sriwijaya Air ini bukan sekadar pergerakan pesawat,” kata Dwi.

Akan tetapi simbol keterhubungan Lampung dengan dunia internasional dan ini adalah langkah awal menuju konektivitas global yang lebih luas bagi masyarakat Lampung.

Kami juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Pemerintah Provinsi Lampung.

Serta seluruh pihak atas kerjasama dan dukungan dalam mewujudkan terwujudnya penerbangan internasional dari Lampung.

Dwi menegaskan, manajemen PT Angkasa Pura Indonesia akan terus berupaya meningkatkan kesiapan pengelola Bandara dalam melayani penerbangan internasional.

Baik dari sisi keamanan penerbangan, pelayanan penumpang, keimigrasian, kepabeanan, karantina, hingga ground handling dengan menerapkan dan memenuhi standar bandara internasional.

“Kami berkomitmen untuk tetap menjaga sinergi dan kolaborasi antara pengelola bandara, maskapai, pemerintah daerah,” kata Dwi.

Serta seluruh pemangku kepentingan diharapkan mampu mendorong layanan penerbangan internasional dari Bandara Radin Inten II dengan aman, nyaman dan melayani sepenuh hati.

Momentum ini juga mempertegas posisi Bandara Radin Inten II sebagai gerbang udara strategis Sumatera bagian selatan yang siap mendukung dan membuka peluang besar bagi peningkatan kunjungan wisata mancanegara ke Lampung.

Akses lebih mudah bagi pelaku usaha, kemudahan mobilitas masyarakat lintas negara dan penguatan citra Lampung sebagai provinsi yang siap terhubung secara global.(Putra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *