Bandar LampungBeritaEkonomiLampung

Bulog Lampung Perkuat Ketahanan Pangan dengan Serap 369 Ribu Ton Gabah

12
×

Bulog Lampung Perkuat Ketahanan Pangan dengan Serap 369 Ribu Ton Gabah

Share this article

Tatar.id, Bandar Lampung – Perum Bulog Kantor Wilayah Lampung terus memperkuat upaya menjaga ketahanan pangan dan stabilitas harga melalui optimalisasi penyerapan gabah petani.

Penguatan kapasitas penyimpanan hingga percepatan distribusi pangan ke berbagai wilayah Indonesia.

Hingga saat ini Perum Bulog Kanwil Lampung telah merealisasikan penyerapan gabah sebanyak 369.000 ton.

Penyerapan tersebut dilakukan di berbagai sentra produksi padi di Provinsi Lampung sebagai bentuk komitmen Bulog dalam mendukung kesejahteraan petani sekaligus memperkuat cadangan beras pemerintah.

Dari capaian tersebut, hingga Mei 2026 stok yang dikuasai Perum Bulog Kanwil Lampung mencapai sekitar 200.000 ton setara beras.

Ketersediaan stok tersebut dipastikan dalam kondisi aman dan mencukupi untuk mendukung program penyaluran kebutuhan pemerintah maupun stabilisasi pasokan dan harga pangan.

Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Lampung menyampaikan bahwa Bulog terus melakukan langkah-langkah strategi guna menjaga kesinambungan pasokan pangan di wilayah Lampung maupun secara nasional.

“Penyerapan gabah petani terus kami optimalkan sebagai bagian dari upaya memperkuat cadangan beras pemerintah, menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan di masyarakat, serta mendukung terwujudnya swasembada pangan yang berkelanjutan,” ujar Rindo Safutra, Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil Lampung, Selasa (26/5/2026).

Dalam mendukung peningkatan volume penyerapan dan pengelolaan stok, Bulog Lampung juga memastikan kesiapan kapasitas gudang.

Selain mengoptimalkan pemanfaatan gudang miliknya sendiri, Bulog Kanwil Lampung melakukan penambahan kapasitas melalui kerja sama.

Penggunaan gudang mitra dan penyewaan gudang tambahan di sejumlah titik strategis hingga mencapai sekitar 200 persen dari kapasitas gudang yang ada.

Optimalisasi kapasitas gudang tersebut dilakukan untuk menampung komoditas gabah dan beras.

Serta memastikan kelancaran penyerapan selama masa panen dan penyaluran berlangsung.

“Pada sektor penyaluran, Perum Bulog Kanwil Lampung terus mengoptimalkan pelaksanaan Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP),” katanya.

Hingga saat ini, realisasi penyaluran SPHP telah mencapai 3.875 ton yang disalurkan melalui jaringan distribusi resmi dan operasi pasar guna menjaga keterjangkauan harga beras di masyarakat.

Selain itu, Bulog Lampung juga melaksanakan penyaluran program bantuan pangan pemerintah kepada 1.260.686 Penerima Bantuan Pangan.

Dengan alokasi selama dua bulan sebesar 25.214 ton beras serta 5 juta liter minyak goreng.

Program tersebut diharapkan dapat membantu menjaga daya beli masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

Sebagai bagian dari upaya pemerataan stok nasional, Bulog Lampung juga mendistribusikan beras ke wilayah lain antara lain Jambi, Sumatera Barat, Bengkulu, hingga DKI Jakarta & Banten.

Langkah tersebut dilakukan guna menjaga keseimbangan stok nasional sehingga terciptanya stabilitas harga beras di seluruh wilayah Indonesia.

Perum Bulog Kanwil Lampung menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah, petani.

Serta seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan, memperkuat cadangan beras pemerintah.

Hingga memastikan kebutuhan pangan masyarakat terpenuhi dengan baik sesuai dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *