Bandar LampungBeritaLampungNasional

LDII Lampung Gelar Silaturahmi Zulhijah 1447 Hijriah, Serahkan Hewan Kurban Sapi 1.724 Ekor dan 1.534 Kambing untuk Masyarakat Lampung

8
×

LDII Lampung Gelar Silaturahmi Zulhijah 1447 Hijriah, Serahkan Hewan Kurban Sapi 1.724 Ekor dan 1.534 Kambing untuk Masyarakat Lampung

Share this article

Tatar.id, Bandar Lampung – Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) menggelar silahturahmi zulhijah 1447 Hijriah.

LDII Lampung juga menyerahkan hewan kurban sapi 1.724 ekor dan 1.534 ekor kambing kepada masyarakat Lampung untuk menikmati momentum hari raya berkurban.

“Momentum hari raya idul adha kembali dimanfaatkan DPW LDII Provinsi Lampung untuk mempererat tali silaturahmi dengan berbagai elemen masyarakat serta membagikan hewan kurban,” kata Ketua DPW LDII Lampung, M Aditya, di kantor DPW LDII Lampung, di Kelurahan Labuhan Dalam, Kecamatan Tanjung Senang, Kota Bandar Lampung, Rabu (27/5/2026).

Ia menjelaskan, bahwa silaturahim zulhijah merupakan agenda rutin tahunan LDII setiap momentum Idul Adha.

Dirinya menegaskan bahwa acara ini tidak hanya menjadi ajang ibadah spiritual, tetapi juga sarana strategi untuk mempererat hubungan dengan pemerintah.

Aparat keamanan, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga majelis keagamaan.

Aditya menambahkan bahwa kebahagiaan Hari Raya Idul Adha harus dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.

LDII berkomitmen menyampaikan daging kurban secara tepat sasaran.

“Kami memastikan penyaluran daging kurban menjangkau masyarakat luas, termasuk memberikan prioritas kepada anak-anak yatim dan kaum difabel sebagai wujud nyata kepedulian sosial kami,” kata Aditya.

Kontribusi LDII Lampung dalam ibadah kurban ternyata juga membawa dampak besar bagi sektor perekonomian, khususnya peternakan lokal.

Aditya memaparkan data resmi capaian hewan kurban DPW LDII Provinsi Lampung tahun 2026M/1447H yang mencatatkan tren kenaikan yang sangat positif.

Pada tahun ini warga LDII di 14 Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung berhasil menghimpun hewan kurban sebanyak 1.724 ekor sapi dan 1.534 ekor kambing.

Jumlah ini mengalami peningkatan signifikan dari tahun 2025 lalu yang tercatat 1.541 ekor sapi dan 1.189 ekor kambing.

“Alhamdulillah, tahun ini ada kenaikan jumlah hewan kurban yang cukup menggembirakan. Untuk sapi mengalami kenaikan sebesar 12 persen atau bertambah 183 ekor, sedangkan kambing melonjak hingga 29 persen atau bertambah 345 ekor,” ujar Aditya.

Ia menambahkan, seluruh hewan kurban ini nantinya disembelih dan didistribusikan melalui 415 titik lokasi.

Tersebar di seluruh wilayah Lampung, dengan target total rencana pembagian mencapai 101.634 paket daging kurban.

Dengan volume hewan kurban yang besar tersebut, perputaran dana dari ibadah kurban warga LDII Lampung pada tahun ini diestimasi mencapai sekitar Rp 38 Miliar.

Angka ini menunjukkan kontribusi nyata dalam menggerakkan roda ekonomi kemasyarakatan di tingkat daerah.

“Kami mendorong warga LDII Lampung memiliki semangat berkurban, bukan hanya sebagai kewajiban, tetapi juga bagian dari cara hidup,” kata Aditya.

Dengan momentum berkurban diharapkan menjadi wujud nyata dalam memperkuat nilai keikhlasan dan kebersamaan.

Ditambahkan oleh Ketua Panitia Silaturahim Zulhijah, Heri Sensustadi, membeberkan bahwa rahasia di balik tingginya partisipasi kurban warga LDII.

Pihaknya menyebut ada kebiasaan unik yang sudah mengakar di dalam warga, yakni menabung selama satu tahun penuh.

Sama halnya memelihara hewan ternak sendiri sejak kecil demi menyambut hari raya.

Heri mengungkapkan bahwa budaya mandiri ini bahkan sudah ditanamkan sejak usia dini melalui pengajian anak-anak tingkat PAUD.

“Anak-anak terpacu untuk belajar menabung sejak kecil melalui kegiatan pengajian sebagai latihan agar mereka mampu dan terbiasa berkurban saat dewasa,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris DPW LDII Lampung, Ahmat Nurdin, juga menekankan pentingnya keseimbangan antara kesalehan pribadi dan kesalehan sosial.

Menurutnya, nilai kebersamaan yang terbangun dari ibadah kurban akan memperkuat ukhuwah basyariyah atau persaudaraan sesama manusia.

Ahmat juga mengingatkan dampak positif kegiatan ini bagi para peternak lokal.

Ia menyatakan bahwa semakin banyak masyarakat yang sadar untuk berkurban, maka kesejahteraan peternak dan keluarganya juga akan meningkat.

Sekaligus mendorong keinginan sektor peternakan yang kuat di Provinsi Lampung.

“Melalui gelaran Silaturahmi Zulhijah 1447 H di halaman Masjid Hizbullah, Labuhan Dalam, Rabu (27/5/2026), LDII Lampung mengajak semua pihak memperkuat nilai keikhlasan,” kata Ahmat.

Langkah ini pun mendapat sambutan positif dari Ketua FKUB Provinsi Lampung Prof Baharuddin.

Baharuddin menilai kegiatan ini sebagai modal sosial penting bagi persatuan bangsa.

Ketua FKUB Lampung tersebut mengapresiasi konsistensi LDII dalam menjaga keharmonisan antar umat beragama di Bumi Ruwa Jurai.

Menurutnya esensi kurban sangat melekat dengan kerukunan.

“Kegiatan silaturahmi dan semangat berbagi seperti ini adalah perekat sosial yang nyata,” kata Baharuddin.

“Ketika kita ikhlas berbagi tanpa melihat latar belakang, disitulah ukhuwah dan persatuan bangsa kokoh terbangun,” katanya.(*)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *