NasionalPendidikan

Mendikdasmen Abdul Mu’ti Bersama 24 Ribu Siswa di Pamekasan Pecahkan Rekor MURI Senam Anak Indonesia Sehat Peringatan Hardiknas 2026

11
×

Mendikdasmen Abdul Mu’ti Bersama 24 Ribu Siswa di Pamekasan Pecahkan Rekor MURI Senam Anak Indonesia Sehat Peringatan Hardiknas 2026

Share this article

Tatar.id, Pamekasan – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti bersama 24 ribu siswa di Pamekasan, Jawa Timur, sukses pecahkan rekor Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI).

Dengan melakukan Senam Anak Indonesia Hebat (SAIH) bersama di Stadion Gelora Madura Ratu Pemelingan, Minggu (24/5/2026).

Mendikdasmen Abdul Mu’ti mengatakan, pihaknya mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten Pamekasan yang terus berkomitmen memajukan sektor pendidikan.

Dengan pemecahan rekor MURI ini menjadi bukti nyata hadirnya partisipasi semesta guna mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua di wilayah Jawa Timur.

“Alhamdulillah puncak Hardiknas di Jatim dengan pemecahan Rekor MURI, 24 Ribu murid mengikuti Senam Anak Indonesia Hebat,” katanya.

Rekor Muri ini berlangsung dengan meriah dan penuh kebahagiaan.

Kemendikdasmen terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan di seluruh wilayah Indonesia.

Diantaranya yaitu melalui program Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Digitalisasi Pembelajaran.

“Selain menguatkan kualitas pembelajaran, Kemendikdasmen juga terus mendorong pembentukan karakter murid melalui program Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7 KAIH),” ujarnya.

Diantaranya meliputi kegiatan bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, serta tidur cepat.

“Kalau kita ingin membangun peradaban bangsa, maka harus dimulai dari pembentukan kebiasaan baik,” ucapnya.

Untuk itu lakukanlah kebiasaan 7 KAIH agar menjadi generasi Indonesia yang hebat dan kelak mampu membawa Kabupaten Pamekasan menjadi lebih baik.

Bupati Pamekasan, Kholilurrahman, mengatakan, Pamekasan sebagai daerah yang dikenal memiliki tradisi pendidikan yang kuat.

Kholilurrahman menilai bahwa acara ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Pamekasan.

Dikarenakan telah dipercaya menjadi tuan rumah puncak peringatan Hardiknas tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 2026.

“Saat ini Kabupaten Pamekasan memiliki sekitar 500 lembaga pendidikan yang menjadi bagian penting dalam membangun karakter generasi muda,” ucapnya.

Pada sektor pendidikan tidak hanya menjadi sarana transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga wahana untuk membangun peradaban.

Serta membentuk akhlak, menanamkan sikap disiplin.

“Karena itu, kegiatan SAIH ini sangat sejalan dengan upaya kami untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” papar Bupati Kholil.

Sementara itu, Senior Manajer MURI, Triyono, mengapresiasi langkah Kemendikdasmen bersama Pemerintah Kabupaten Pamekasan dalam melakukan SAIH bersama dalam skala yang besar.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan langkah luar biasa dalam membangun budaya hidup sehat dan semangat kebersamaan untuk seluruh warga Kabupaten Pamekasan.

“Ini bukan sekadar senam massal, namun sebagai simfoni kebangsaan yang mengajak untuk membangun sikap disiplin, kebersamaan,” bebernya.

Serta semangat hidup sehat sejak usia dini dan semoga kegiatan ini menjadi langkah awal yang berkelanjutan.

Terutama dalam menciptakan generasi Indonesia yang lebih sehat, disiplin, dan berkarakter.

Mendikdasmen bersama Bupati Pamekasan turut memberikan apresiasi kepada insan pendidikan yang telah berprestasi mengharumkan mengharumkan nama Kabupaten Pamekasan.

Kegiatan ini ditutup dengan menyanyikan lagu Rukun Sama Teman bersama seluruh peserta.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *