Tatar.id, Bandar Lampung – Polda Lampung menggandeng DPD KNPI Provinsi Lampung memperkuat pengawasan sosial di tengah maraknya judi online, narkoba hingga penimbunan BBM ilegal.
Kolaborasi itu dibahas dalam silaturahmi Kamtibmas yang digelar di Sekretariat DPD KNPI Lampung, Kamis (7/5/2026).
Dirbinmas Polda Lampung, Kombes Pol AF Indra Napitupulu meminta organisasi kepemudaan seperti KNPI Lampung tidak hanya aktif dalam kegiatan sosial.
Akan tetapi juga ikut menjadi garda pengawasan di lingkungan masyarakat.
Sabuk Kamtibmas yang dijalankan Polda Lampung diharapkan agar KNPI Lampung mendukung program tersebut.
“Organisasi kepemudaan tersebut harus membantu kepolisian memberantas judi online, narkoba hingga praktik penimbunan BBM ilegal yang di belakangan dikeluhkan masyarakat,” ujarnya.
Indra meminta seluruh jaringan organisasi kepemudaan ikut aktif memberikan edukasi di lingkungan masing-masing.
Dengan harapan agar anak muda tidak mudah terprovokasi maupun terjerumus narkoba.
Polisi juga meminta masyarakat segera melapor bila menemukan praktik perlindungan narkoba, judi online maupun penimbunan BBM ilegal.
Seperti laporan tersebut melalui Bhabinkamtibmas, aparat desa atau layanan Polisi 110.
Ditambahkan oleh Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan, keterlibatan organisasi kepemudaan menjadi langkah penting menjaga stabilitas keamanan di Lampung.
“Pemuda jangan hanya menjadi penonton. Pemuda harus hadir menjadi bagian dari solusi menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” katanya.
Kolaborasi dengan KNPI menjadi langkah konkret memperkuat pengawasan sosial hingga tingkat lingkungan masyarakat.
“Polda Lampung tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan organisasi kepemudaan sangat dibutuhkan untuk mencegah narkoba, judi online dan konflik sosial di masyarakat,” ujarnya.
Yuni menegaskan kepolisian saat ini juga serius menindak praktik penimbunan BBM ilegal yang merugikan masyarakat luas.
“Penimbunan BBM ilegal berdampak langsung terhadap kelangkaan di lapangan. Karena itu kami meminta masyarakat segera melapor jika menemukan praktik tersebut,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan generasi muda agar tidak terlibat dalam aktivitas jalur hukum yang dapat merusak masa depan.
“Narkoba dan judi online menjadi ancaman serius bagi generasi muda. Pencegahan harus dimulai dari lingkungan organisasi, keluarga dan masyarakat,” pungkas Yuni.
Sementara itu, Ketua DPD KNPI Lampung, Iqbal Ardiansyah mengatakan, ingin bersinergi dengan kepolisian terus berjalan dan tidak berhenti pada pertemuan seremonial semata.
Selain membahas kolaborasi keamanan, pertemuan itu juga menyoroti persoalan kenakalan remaja.
Seperti tawuran dan perang antarkelompok pemuda yang dinilai mulai meremehkan.(*)











