NasionalTeknologi

PLN Catat Transaksi SPKLU Tembus Rekor Tertinggi 18.088 Kali, Mudik Menggunakan EV Semakin Diminati

61
×

PLN Catat Transaksi SPKLU Tembus Rekor Tertinggi 18.088 Kali, Mudik Menggunakan EV Semakin Diminati

Share this article

Tatar.id, Jakarta – PT PLN (Persero) mencatat rekor transaksi harian penggunaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) tertinggi sepanjang masa.

Adapun capaian tersebut terjadi pada Senin (23/3/2026) yang juga merupakan periode mudik atau H+2 Idul Fitri 1447 Hijriah.

Dengan jumlah transaksi pengisian kendaraan listrik Electric Vehicle (EV) mencapai 18.088 kali.

Dengan konsumsi energi sebesar 427.980 kilowatt hour (kWh) dan kedua indikator tersebut meningkat 4,15 kali lipat.

Dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 4.360 transaksi dan 103.010 kWh.

Dalam kunjungannya ke SPKLU Rest Area KM 519B, Sragen, Jawa Tengah, pada Kamis (26/3/2026).

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia mengatakan, pihaknya menilai meningkatnya transaksi tersebut menunjukkan penggunaan kendaraan listrik yang semakin berkembang di Indonesia.

Menurutnya perkembangan tersebut turut didukung oleh percepatan pembangunan infrastruktur SPKLU di berbagai wilayah.

“Dibandingkan dengan tahun kemarin, memang belum masif sekarang. Ini terjadi karena memang industri daripada mobil listrik ini belum sebaik sekarang,” katanya.

Tetapi tidak akan mungkin mobil listrik itu banyak kalau infrastruktur SPKLUnya tidak dibangun.

Sementara itu, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo, menyampaikan bahwa tingginya transaksi harian ini mencerminkan kepercayaan masyarakat yang terus meningkat terhadap keandalan infrastruktur kendaraan listrik yang disediakan PLN.

Bersama mitra dan terutama saat momentum mudik Idul Fitri 2026.

“Lebih dari sekadar angka, capaian ini menunjukkan bahwa strategi pengembangan SPKLU baik dari sisi kuantitas,” kata Darmawan.

Hingga teknologi, maupun integrasi layanan digital, mendorong meningkatnya kepercayaan masyarakat dalam menggunakan kendaraan listrik, termasuk untuk perjalanan jarak jauh.

Seiring pertumbuhan adopsi EV di tanah air, PLN bersama mitra telah menyediakan 4.769 unit SPKLU yang tersebar di 3.097 titik di seluruh Indonesia.

Dengan jarak antar SPKLU rata-rata sekitar 22 kilometer dan khusus di jalur mudik utama Trans Sumatera, Jawa dan Bali.

Telah tersedia 1.681 unit SPKLU di 994 titik baik jalur tol maupun non tol, meningkat sekitar 70 persen dibandingkan Idul Fitri tahun sebelumnya.

“Kami juga menyiagakan 15 unit SPKLU Mobile di titik-titik strategis exit tol untuk mengantisipasi pengguna EV yang membutuhkan pengisian daya darurat,” katanya.

Ribuan personel juga kami terjunkan untuk mendukung kelancaran operasional SPKLU selama periode siaga.

Selain penambahan infrastruktur, PLN juga meningkatkan kualitas layanan melalui modernisasi teknologi pengisian daya.

Sejumlah SPKLU dengan tingkat okupansi tinggi telah ditingkatkan dari standard charging menjadi fast charging hingga ultra fast charging untuk mempercepat proses pengisian.

“Upaya peningkatan kualitas layanan ini juga diiringi dengan penguatan ekosistem layanan digital, melalui fitur Electric Vehicle Digital Services (EVDS) di aplikasi PLN Mobile,” ucapnya.

PLN terus memanjakan pengguna EV melalui layanan digital di aplikasi PLN Mobile, seperti fitur Trip Planner.

Hal tersebut membantu pengguna merencanakan rute perjalanan dengan informasi lokasi SPKLU sepanjang rute yang dilalui termasuk ketersediaan konektor.

Serta juga fitur AntreEV yang memungkinkan pemantauan antrean pengisian daya secara real time.

“Kemudahan transaksi juga terus kami tingkatkan melalui pengembangan EV-TAP,” katanya.

Dengan menggunakan pembayaran berbasis kartu elektronik di sejumlah SPKLU di jalur mudik Trans Jawa, sehingga proses pengisian daya menjadi lebih cepat dan praktis.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *