TATAR.ID, BANDAR LAMPUNG – Pelaku usaha pariwisata di Kota Bandar Lampung terus memutar otak untuk bertahan di tengah sengitnya persaingan bisnis kuliner.
Taman Wisata Lembah Hijau meluncurkan unit usaha barunya, Elha Coffee & Resto, sebagai wadah berkumpul.
Sekaligus destinasi kuliner baru bagi masyarakat Kota Tapis Berseri.
Komisaris Utama Lembah Hijau, Irwan Nasution, mengungkapkan dengan kehadiran Elha Coffee & Resto merupakan respons terhadap pesatnya pertumbuhan gerai kopi dan kafe di Bandar Lampung.
“Agar tak sekadar ikut-ikutan tren, kami menyajikan sentuhan konsep yang tak biasa.
Kami menghadirkan tempat party, tetapi tanpa alkohol,” ujar Irwan.
Menurut Irwan, inovasi tiada henti menjadi kunci vital agar para pelaku usaha dapat terus relevan dan bertahan.
Langkah ini tidak hanya bertujuan memperkuat daya tarik pariwisata daerah.
Akan tetapi juga diniatkan untuk membuka lapangan kerja baru bagi warga lokal.
”Ini wujud komitmen kami dalam mendukung pariwisata di Kota Bandar Lampung,” katanya.
Inisiatif tersebut mendapat sambutan positif dari Pemerintah Kota Bandar Lampung.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkot Bandar Lampung, Wilson Faisol, menyebut dampak kehadiran usaha baru seperti ini jauh melampaui kepentingan pengelola semata.
”Kehadiran Elha Coffee & Resto bukan hanya kabar baik bagi pengelola, tetapi memberikan nilai tambah bagi perekonomian Kota Bandar Lampung serta menjadi ruang silaturahmi warga,” jelas Wilson.
Wilson pun mengimbau pihak manajemen untuk tidak hanya mengejar profit semata, melainkan tetap memprioritaskan kebersihan.
Hingga kenyamanan, pemanfaatan potensi lokal, serta pelayanan yang ramah dan profesional.
”Harapan kami manajemen senantiasa menjaga kualitas, keramahan pelayanan, serta mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku demi memperkuat daya tarik wisata kuliner daerah,” pungkasnya.(*)











